Pulang

By @meja5/16/2018philosophy

IMG_20180304_182934_HDR.jpg

Kapan terakhir kali kau pulang? Mungkin, ke tempat kau pernah dibesarkan. Atau, ke titik awal di mana kau pergi sekian tahun tapi baru sekarang kembali lagi. Pulang ke dua titik itu sama seperti kembali ke masa lalu. Anginnya masih sama, awannya juga begitu. Yang beda hanyalah orang-orang, dinding-dinding di sekeliling, dan perasaan. Mungkin, satu dua hal membuat perasaanmu berkecamuk, mengirim gundah yang tak bisa tertebak. Tapi, pulang akan memberikan jawaban bahkan pada pertanyaan yang tak pernah terjawab sebelumnya. Karena itu pulanglah, sebelum anginnya membuatmu mati rasa. Atau, sebelum gerbang kepulangan tertutup rapat.

comments